Ya Allah..
berilah hambamu cukup kekuatan untuk menjalani yg dlm akalku ku sebut kehendakmu..berilah cukup keikhlasan dan cukup kesabaran untuk melihat apa yg dtg dan apa yg pergi dlm pjlnnku..aku hanya hambamu yg lemah,titisan tulang rusuk adam yg bengkok..berikanlah seseorang yg bs menjagaku,memimpinku dan mengasihiku tuk ttp menuju jlnMu..
krna q dibaratkan tulang rusuk yg bengkok.,p bila tlalu keras dluruskan akan hancur dan bila dbiarkan akan trz membengkok..
Kamis, 22 April 2010
doaku kala pagi
pagi ini terasa bgtu dingin,jam menunjukan 01.46..mata yg semula kantuk hanya bs menerawang gelap.b'juta rasa membuncah menyesaki otak dan hati dg pertanyaan.sadarkah qt?qt b'ucap dan b'laku s'akan mempermainkan waktu dan rasa,membolak balikan antara dosa dan pahala.
lihat disana diseberang pintu,segala asa telah menjadi bisu.tak ada lagi harap dan doa yang menjadi suara.pemiliknya telah jadi mati dalam risaunya.lantas apa bedanya denganq??aku terpekur dalam bayang gelapq. layaknya layar bioskop semua mimpi bergilir membayang kalbu.pakah nuraniku mati??seakan dosa dan pahala tiada beda.aku pun menjadi tak lagi bisa membeda antara hitam dan putih.semuanya menjadi abu-abu dan aku pun terperangakap didalamnya.
Ya Tuhan..
apalagi ini..
q hanya terpekur dengan semua..aku sadar tapi seakan mati.tak bisa berbuat hanya mngerti.tak ingin hatiku kau matikan.tak ingin nuraniku kau butakan.
tetaplah dekap q dalam kasihmu.rengkuh aq dalam rakhmatmu.jangan Kau palingkan q dari Mu
lihat disana diseberang pintu,segala asa telah menjadi bisu.tak ada lagi harap dan doa yang menjadi suara.pemiliknya telah jadi mati dalam risaunya.lantas apa bedanya denganq??aku terpekur dalam bayang gelapq. layaknya layar bioskop semua mimpi bergilir membayang kalbu.pakah nuraniku mati??seakan dosa dan pahala tiada beda.aku pun menjadi tak lagi bisa membeda antara hitam dan putih.semuanya menjadi abu-abu dan aku pun terperangakap didalamnya.
Ya Tuhan..
apalagi ini..
q hanya terpekur dengan semua..aku sadar tapi seakan mati.tak bisa berbuat hanya mngerti.tak ingin hatiku kau matikan.tak ingin nuraniku kau butakan.
tetaplah dekap q dalam kasihmu.rengkuh aq dalam rakhmatmu.jangan Kau palingkan q dari Mu
hanya sebuah catatan
yah..
wktu yg qt punya tak hanya barti sbuah satuan masa..ddlm'y ada cerita,ada sejarah dan ada sebuah perjalanan.,dan tiap manusia py jalan yg berbeda..tak perlu qt harus merengek menginginkan kesamaan dlm alur'y karena hakikat'y qt bbeda..knp kau menjadi perasa dan aku menjadi org yg cuek??tu untuk melengkapi agar qt tk sllu harus berlarut dlm sendu,.knp aku tak suka film dan kau penggila film??tu krna q ingin menjaga mataq agar q bisa membacakan cerita untukmu..knp q tak pernah memanjakanmu dg perhatian yg blebih bahkan tak jrg kau marah krna tu?ne karena q ingin km mandiri dan tk slalu bgantung padaku,swtu saat q akan mati dan kau pun akan melanjutkan hidupmu.. ne sebagian dr cnth bgmn manusia hdp tuk slg melengkapi dlm sbuah perbedaan.,
ne hanya sebuah catatan,.tsusun dari baris2 kata..muncul dari buah pkrn2 sesaat yg mungkin sesat..pendapatku pun tak lepas dari sbuah kekeliruan..karena otakku tidak tak tbatas..jd tak perlu meradang karena ne hanya sbuah catatan..
wktu yg qt punya tak hanya barti sbuah satuan masa..ddlm'y ada cerita,ada sejarah dan ada sebuah perjalanan.,dan tiap manusia py jalan yg berbeda..tak perlu qt harus merengek menginginkan kesamaan dlm alur'y karena hakikat'y qt bbeda..knp kau menjadi perasa dan aku menjadi org yg cuek??tu untuk melengkapi agar qt tk sllu harus berlarut dlm sendu,.knp aku tak suka film dan kau penggila film??tu krna q ingin menjaga mataq agar q bisa membacakan cerita untukmu..knp q tak pernah memanjakanmu dg perhatian yg blebih bahkan tak jrg kau marah krna tu?ne karena q ingin km mandiri dan tk slalu bgantung padaku,swtu saat q akan mati dan kau pun akan melanjutkan hidupmu.. ne sebagian dr cnth bgmn manusia hdp tuk slg melengkapi dlm sbuah perbedaan.,
ne hanya sebuah catatan,.tsusun dari baris2 kata..muncul dari buah pkrn2 sesaat yg mungkin sesat..pendapatku pun tak lepas dari sbuah kekeliruan..karena otakku tidak tak tbatas..jd tak perlu meradang karena ne hanya sbuah catatan..
dinding dalam catatanku
dinding dinding tu masih ada
merantai waktu dlm sbuah cerita
dinding dinding tu masih tegak bdiri ibarat prasasti
terukir doa,harap dan keinginan yg qt retas bsama
dan dinding dinding tak kan ku hilangkan jejaknya
karna dsana asmara bkobar dan tak kan padam meski cerita terus berlanjut dan berganti babak yg tkdg membuat qt belur dan tpuruk
merantai waktu dlm sbuah cerita
dinding dinding tu masih tegak bdiri ibarat prasasti
terukir doa,harap dan keinginan yg qt retas bsama
dan dinding dinding tak kan ku hilangkan jejaknya
karna dsana asmara bkobar dan tak kan padam meski cerita terus berlanjut dan berganti babak yg tkdg membuat qt belur dan tpuruk
Kamis, 10 September 2009
dalam hati
rasanya indah dunia ini dalam untaian kata manismu
setiap kata rajutkan mimpi dalam imaji
setiap rasa berikan warna dalam langkah
tapi kenapa mimpi tu tak jelas?
warna tak lagi cerah?
aku benci tuk merasa
aku benci tuk mendamba
aku benci tuk tahu siapa-siapa mereka
setiap kata rajutkan mimpi dalam imaji
setiap rasa berikan warna dalam langkah
tapi kenapa mimpi tu tak jelas?
warna tak lagi cerah?
aku benci tuk merasa
aku benci tuk mendamba
aku benci tuk tahu siapa-siapa mereka
Minggu, 21 Juni 2009
Di ujung senja < part I >
Masih ada dalam pikirku angan tentangmu. Sesosok manusia yang aku temui lewat dunia maya. Yap meski hanya lewat dunia maya tapi aku rasa lain adanya. Serasa aku telah mengenalmu berpuluh tahun yang lalu. Memahamimu di setiap detail hidupmu dan bersamamu melewati kehidupan yang lalu yang terreinkarnasi dalam kehidupan abad ini. Kenapa aku merasa seperti ini? Aku pun tak memahami. Mungkin Tuhan telah mengabulkan doa yang aku panjatkan ditiap malamku. Doa yang berisi harapan hadirnya seseorang yang bisa temani tiap langkahku. Wajahmu menawan kalbu,tiap lekuk wajahmu gambarkan betapa bijak dan dewasanya dirimu. Gambaran sosok pelindung dari ganasnya kehidupan. Ah aku sungguh terlena dengan hadirmu dan aku harap dirimu bukanlah sekedar kamuflase senja yang menghilang termakan malam. Lewat dunia maya kita berbagi cerita. Entah kamu jujur padaku atau tidak aku tak peduli. Aku seakan terhipnotis dan larut dalam ceritamu. Hingga tanpa terasa kedekatan itu terjalin diantara kita. Kedekatan yang tak pernah kita ungkap lewat kata hanya getar-getar rasa yang menyimbolkan itu semua.
Esok lusa kita berjanji disaat senja bertemu di taman kota. Bertemu untuk kali pertama dan semoga tak ada rasa kecewa yang tercipta dalam bias-bias senja. Aku harap senja itu kan berakhir dengan keindahan yang tak pernah aku bayangkan. Huh otakku tak bisa berkompromi lagi, padahal tumpukan paper yang harus diselesaikan sudah banyak tapi aku masih tak peduli dengan semua itu. Aku lihat keluar jendela langit nampak cerah buatku makin tak sabar tuk menunggu. Berharap minggu sore segera tiba.
Esok lusa kita berjanji disaat senja bertemu di taman kota. Bertemu untuk kali pertama dan semoga tak ada rasa kecewa yang tercipta dalam bias-bias senja. Aku harap senja itu kan berakhir dengan keindahan yang tak pernah aku bayangkan. Huh otakku tak bisa berkompromi lagi, padahal tumpukan paper yang harus diselesaikan sudah banyak tapi aku masih tak peduli dengan semua itu. Aku lihat keluar jendela langit nampak cerah buatku makin tak sabar tuk menunggu. Berharap minggu sore segera tiba.
Langganan:
Postingan (Atom)
